dimanakah akan kutemukan sikap termulia?
dalam rumus-rumus?
sikap termulia sama dengan
tiga kali senyum tambah satu kali ucapan hangat?
atau dalam jumlahnya?
Kurasa tidak
tidak juga dalam nama...
pasangan suami istri yang sedang memberi nama bagi anaknya bertengkar
keduanya ingin memberikan nama ayah masing-masing pada anaknya
mereka mengkonsultasikannya dengan seorang pendeta
sang pendeta bertanya pada sang suami
"apa nama ayahmu?"
Andreas
lalu kepada sang istri
"apa nama ayahmu?"
Andreas
Sang pendeta bingung
"masalahnya apa sekarang?"
Ayah saya orang yang mulia
Ayahnya seorang yang hina
Bagaimana mungkin anak saya diberikan nama ayahnya?
dan kemuliaan tidak ada dalam simbol-simbol
atau dalam teori-teori
anak laki-laki sebuah pasangan sering sekali iri hati dengan adik bayinya
lalu kedua membaca buku psikologi anak-anak
Ketika sang anak sedang kesal hatinya, sang ibu membujuknya
"sayang, coba ambil boneka beruang ini"
"tunjukkan pada mama bagaimana kamu memperlakukan adik bayi"
menurut buku psikologi, sang anak akan melampiaskan kekesalannya pada boneka
namun apa yang terjadi?
sang anak datang mendekati adik bayi...
dan memukulkan boneka ke kepala adik bayinya.
benarlah kemuliaan itu tidak ada pada teori-teori
ia juga tidak ada dalam kata-kata
seorang guru musik sedang mengajari muridnya bermain lagu "Mulia" dengan piano
Sang guru tidak puas dengan permainan sang murid
"Ivan, kamu harus bermain dengan lebih klasik, lebih mulia, lebih tegas"
"pokoknya dengan lebih penuh penghayatan"
Maksud ibu, ibu ingin saya memainkan bas nya lebih keras?
"ya, begitulah"
Ya, begitulah kemuliaan
tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata
susah dijelaskan dalam filsafat
Seperti kisah seorang filsafat yang ditanya istrinya
"menurutmu, Steven orang yang sangat berhati mulia?"
"wah, kalau kamu berkata SANGAT, itu bisa berarti intensitas, kedalaman, frekwensi, kualitas atau durasi"
bagaimana kalau dengan statistik?
apakah bisa menjelaskan kemuliaan?
Ada penduduk desa terdiri dari 100 petani dan 2 pengemis
pada akhir musim panen, dua orang petani memberikan sedikit beras pada kedua pengemis itu
lalu emang kenapa?
pada esok hari, koran lokal memberitakan dengan heboh sebuah perbuatan mulia,
"dua persen petani mengentaskan kemiskinan dengan memberi makan seratus persen pengemis
benar, kemuliaan tidak ada dalam statistik
demikian juga tidak dapat dijelaskan dengan idealisme
namun dalam realitas
bagaimana berbicara tentang laut pada katak di sumur
demikian kita menjelaskan kemuliaan dengan pemahaman
kemuliaan adalah sesuatu yang sesungguhnya kamu lakukan
seperti kita mengenal listrik
tidak dengan kita melihat listrik itu
namun dengan melihat lampu yang menyala
kemuliaan yang bisa kita dapatkan merupakan kemuliaan yang tidak mau kita lakukan
dan terkadang dalam kebohongan
kebohongan?
seperti kebohongan seorang ibu pada anaknya
bahwa ia tidak lapar saat anaknya makan nasi
bahwa ia tidak suka saat anaknya makan ayam goreng
bahwa ia tidak capaek saat anaknya tidur
bahwa ia tidak haus saat anaknya minum
dan seperti ia berkata tidak butuh cinta
dan seperti ia berkata tidak butuh duit
dan seperti ia berkata tidak butuh kemewahan
dan seperti ia berkata tidak butuh sehat
kemuliaan itu sungguh aneh
benar, begitu susah untuk dikenal
apakah anda penasaran mengenai kemuliaan itu?
anda tahu, saya tadi pagi menelepon kemuliaan
ingin memintanya hadir di tengah kita supaya kita bisa mengenalnya
oh, ya?
jadi apakah ia akan datang?
tidak, ia tidak bisa datang
tapi jangan kecewa
supaya kita bisa mengenal kemuliaan itu
ia mengizinkan saya menyebutkan nama aslinya
namanya?
tidak biasanya ia melakukan hal itu
benar dan ia ingin aku menaruhnya
di tempat terakhir jangan di judul
tempat terendah jangan di awal
tempat paling ujung jangan di tengah-tengah
yang barangkali orang mendengar pembicaraan ini sudah cukup bosan untuk menghiraukannya
ya sudah, sebut saja nama asli kemuliaan itu
supaya kita belajar darinya
nama depannya adalah
rendah hati melayani
dan nama belakangnya
menjadi hamba
****
oleh:
Andreas
Kamis, 22 Mei 2008
Langgan:
Entri (Atom)
